Senin, 03 April 2017

Bahaya Jajanan/snack Pada Anak dan Pencegahannya

   
   
            Makanan ringan atau snack mengandung banyak zat adiktif pada makanan seperti pengawet, pewarna makanan, pemanis buatan, minyak trans, garam maupun sodium.
Kandungan dalam makanan ringan atau snack tersebut  tidak memberikan dampak positif atau gizi pada tubuh, melainkan berbagai efek negatif pada kesehatan anak.


Bahaya makan snack pada anak:

1. Obesitas

Didalam makanan ringan ada tambahan gula atau pemanis buatan. Pemanis buatan tidam mengandung gizi untum anak.
Pemanis buatan mengandung kalori yang jika berlebihan meningkatkan berat badan dan menyebabkan obesitas.

2. Gigi anak rusak

Gula yang terdapat dalam makanan ringan yang tertinggal didalam mulut menjadi tempat bersarangnya bakteri. Bakteri tersebut memproduksi asam yang dapat merusak gigi.


3. Anak jadi kurang makan

Rasa enak dan gurih dari snack yang anak makan sering membuat anak ketagihan untuk makan lagi, sehingga anak kurang suka makanan sehari-harinya seperti nasi, sayur dan ikan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan anak untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Akibatnya, pertumbuhan anak menjadi terganggu dan mudah terserang penyakit.


4.  Anak kurang konsentrasi

Jika anak sudah memasuki usia sekolah, anak menjadi kurang fokus menangkap pelajaran.


5.  Anak mudah sakit

     Kadang tanpa disadari dengan tangan yang kotor anak makan snack. Disitulah dengan mudahnya bakteri masuk kedalam tubuh anak sehingga anak mudah sakit.


Pencegahan:

■   tidak ada salahnya memberikan makanan ringan atau snack pada anak, tetapi kita sebagai orangtua harus membatasi pemberian snack agar tidak berdampak burik pada anak.


■   berikan buah-buahan pada anak, buah mengandunf banyak kebutuhan nutrisi untuk anak. Buah juga mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat menguatkan imunitas anak agar tidak mudah sakit.


■  jika anak ketagihan makan jajanan atau snack kurangi memberikan snack secara perlahan-lahan.


■  masakan makanan yang anak sukai seperti ayam goreng, atau sup ayam agar anak tertarik makan banyak. Jika anak sudah kenyang. Maka anak tidak tertarik makan snack lagi.


■ bukan hanya makanan snack kemasan yang harus kita hindari, makanan yang sering dijual di pinggir jalan, tanpa kita ketahui mengandung bahan-bahan yang sangat berbahaya bagi anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar