Sabtu, 25 Maret 2017

GIZI IBU HAMIL

        Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi ini diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, pertambahan besarnya organ kandungan, perubahan komposisi dan metabolisme tubuh ibu. Sehingga kekurangan zat gizi tertentu yang diperlukan saat hamil dapat menyebabkan janin tumbuh tidak sempurna.
          

Zat Gizi Makro

Energi
         Kalori yang dibutuhkan tergantung aktivitasnya ibu dan peningkatan BMR. Untuk ibu hamil ditambahkan 300 kalori/hari dari kebutuhan waktu hamil. Tambahan kalori bisa di dapat dari nasi, roti, mie, jagung, ubi, kentang dan sebagainya.

Protein
         Protein diberikan tinggi untuk menunjang pembentukan sel-sel baru bagi ibu dan bayi. Penambahan protein sebesar 10 g/kg BB/hari. Protein tinggi bisa di dapat dari daging, susu, telur, keju, produk susu, dan ikan.


Lemak
         Lemak pada jaringan iburutama diperlukan sebagai cadangan energi ibu. Lemaka dapat juga berfungsi lain, sebagai pembawa vitamin yang larut dalam lemak, serta fungsi lainnya. Khusus mengenai konsumsi lemak, harus pilih lemak yang banyaj mengandung asam lemak esensial.

Karbohidrat
        Adanya hidrat arang diperlukan guna mencegah ketosis.


Zat Gizi Mikro

Kalsium, Fosfor, dan Vitamin D
         Kalsium adalah salah satu zat gizi yang sangat penting untuk ibu hamil, disamping fosfor dan vitamin D. Ketiga zat gizi ini dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi pada janin. Apabila konsumsi ketiga zat gizi ini tidak mencukupi untuk ibu hamil melalui plasenta akan mengambil ketiga zat gizi tersebut dari ibu secara maksimal untuk pembentukan tulang dan gigi.


Fe (zat besi)
         Kebutuhan Fe untuk ibu hamil meningkat untuk pertumbuhan janin. 
         Kebutuhan zat besi tiap trisemester sebagai berikut:
Trisemester I     :     Kebutuhan zat besi -+ 1mg/hari.
Trisemester II    :     kebutuhan zat besi -+ 5mg/hari.
Trisemester III  :     Kebutuhan zat besi -+ 5 mg/hari.
 
     Sumber fe yang baik untuk ibu hamil terdapat pda daging, hati, dan sayuran hijau seperti : bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya dan sebagainya.


Yodium
        Yodium merupakan salah satu mineral untuk pembentukan hormon tiroksin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin. Kebutuhan yodium untuk ibu hamil adalah 125 mikrogram/hari.


Zink
        Zink berperan penting pada pembentukan retinol biding protein sehingga vitamin A tidak dapat ditransfer ke fetus.


Magnesium (mg)
       Magnesium berperan sebagai pembentukan tulang.


Mangan (Mn)
        Bekerja sama dengan Fe.


Asam Folat
        Asam folat dibutuhkan selama kehamilan untuk pemecahan sel dan sintesis DNA. Selain itu, asam folat dibutuhkan untuj menghindari terjadinya anemia megaloblastis pada ibu hamil. Kebutuhan asam folat 400-800 mikrogram/hari.


Vitamin E
         Dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi ibu dan janinnya saja, karena vitamin E terdapat pada asam lemak essensial yaitu asam lemak linoleat.


Vitamin A
         Dibutuhkan untuk peralatan atau organ reproduksi ibu dan perkembangan janin atau fetus.


Vitamin K
          Diberikan untuk menghindari terjadinya kelainan darzh pada janin.


Vitamin C
         Dibutuhkan 60 mg/hari untuk ibu hamil, Vitamin C dibutuhkan untuk pembentukan substansi ekstraseluler jaringan pada janin.


Vitamin B
        Dibutuhkan untuk ibu hamil cukup tinggi karenz berperN sebagai koenzim agar zat gizi kalori protein dapat diganti sebagai energi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar